Saturday, June 19, 2021

Studi Vaksin Covid-19 Dilakukan di Israel, Diklaim Bisa Turunkan Risiko Penularan

Beritamalam.com – Studi vaksin Covid-19 telah dilakukan di laboratorium pengujian Covid-19 terbesar di dunia, yakni negara Israel. Peneliti dan ilmuwan menemukan hasil bahwa vaksin Covid-19 yang diberikan dengan dosis sesuai pada manusia mampu untuk mengurangi penularan wabah Corona dengan hasil yang signifikan. Vaksin yang dimaksud, adalah vaksin Pfizer-BioNTech. Studi ini dilakukan karena banyaknya keraguan dari masyarakat di berbagai negara untuk melakukan proses vaksinasi.

Bahkan, sebagian masyarakat di Indonesia pun mengaku adanya rasa kekhawatiran yang besar dan keraguan untuk menyelesaikan proses vaksinasi Covid-19.
Melansir dari sumber The Times of Israel, pada Senin, 8 Februari 2021, sebuah makalah yang berhasil diterbitkan melalui online, dalam makalah tersebut menguak bahwa hasil tes positif yang dialami oleh pasien Covid-19 dengan usia lebih dari 60 tahun memiliki viral load hingga mencapai 60 persen lebih kecil saat sedang melakukan tes, dibandingkan pasien yang berusia 40-59 tahun. Penelitian dan studi vaksin Corona dilakukan sejak pertengahan Januari 2021.

Faktor lain untuk melakukan penelitian vaksin ini, adalah populasi negara Israel yang berusia lebih dari 60 tahun mendapatkan proses vaksinasi dengan setidaknya mendapatkan satu dosis dari vaksin Pfizer-BioNTech. Meskipun demikian, hasil yang telah dipublikasikan ini hanyalah data parsial saja, karena belum diketahui secara pasti mengenai sampel individu tersebut berasal dari pasien yang telah mendapatkan vaksinasi virus Corona atau belum.

Akan tetapi, hasil studi secara keseluruhan menunjukkan, ketika seseorang telah mendapatkan vaksinasi ini, bahkan jika orang tersebut tertular virus Corona di dalam tubuhnya, mereka cenderung tidak menyebabkan penularan dengan orang lain. Hal itu dikarenakan viral load yang dimiliki oleh tubuh akan menurun drastis, sehingga SARS-CoV-2 tidak akan menular dan menyebabkan gangguan di hidung maupun tenggorokan mereka. “Hasil kami mencerminkan dengan benar bahwa data studi bagus. Hal ini dikarenakan kami memberikan apa yang diinginkan dari vaksin Covid-19, yaitu mengurangi angka penularan,” kata Prof Yaniv Erlich, selaku Kepala Laboratorium, yang kami lansir dari sumber Kompas.com, pada Selasa, 9 Februari 2021 kemarin.

“Sampai pada batas tertentu, ini akan menunjukkan dengan benar bahwa proses vaksinasi akan mengurangi viral load di bagian hidung maupun tenggorokan pasien, dimana hidung dan tenggorokan menjadi saluran utama penularan virus,” lanjutnya. Sementara itu, laboratorium menemukan adanya penurunan oleh pasien yang berusia lebih dari 60 tahun hingga mencapai penurunan signifikan 60 persen. Penurunan itu masih dinyatakan akan mengalami penurunan kembali.

Studi Vaksin Covid-19 Tahap Awal

Studi Vaksin Covid-19

Ahli terkait menekankan bahwa penelitian yang dilakukan di Israel ini masih dalam tahap awal dan memerlukan tahap lebih lanjut agar mendapatkan hasil yang diinginkan dan akurat. Meskipun ada saja data yang kuat dari uji coba vaksin Pfizer-BioNTech di fase 3, dimana data itu menunjukkan bahwa orang yang menyelesaikan proses vaksinasi akan kemungkinan kecil membawa pengaruh penularan wabah Covid-19 di publik.

Pada pekan lalu, tim vaksin dari Oxford-AstraZeneca telah merilis hasil penelitian terkait vaksin Covid-19 ini. Dr Doug Brown, selaku Kepala Eksekutif dari British Society for Immunology, mengatakan bahwa penelitian vaksin Covid-19 masih harus dilakukan untuk memberikan isyarat bahwa vaksin ini memberikan keefektifan yang besar, sehingga upaya untuk menghentikan orang dari penularan virus dapat dilakukan dengan sempurna.

Akan tetapi, hasilnya terlihat jauh dari pasti dan tingkat relevansi antara satu vaksin dengan vaksin lainnya belum mendapatkan data yang jelas. Mengetahui apakah orang yang mendapatkan proses vaksinasi masih dapat menyebabkan penyebaran wabah dipandang menjadi suatu kunci yang penting untuk dunia, sehingga bisa mengambil langkah yang besar untuk menuju ke keadaan yang normal. Pentingnya ada data transmisibilitas akan menunjukkan peningkatan dengan munculnya varian baru virus Corona yang menyebabkan kekhawatiran besar akan penularannya.

Peneliti berhipotesis, setelah sebagian besar populasi di suatu negara dengan rata-rata usia 60 tahun keatas menyelesaikan proses vaksinasi, akan dilihat apakah adanya penurunan viral load yang lebih besar dibandingkan populasi berusia 40-59 tahun dengan presentase yang lebih kecil setelah vaksin. “Kami terus melakukan pemeriksaan data pada Desember, viral load diantara 60 lebih tidak berubah,” kata Erlich. Hingga kini, penelitian dan ahli terkait masih terus merampungkan studi vaksin Covid-19.

Related Articles

Festival Budaya Terunik di Italia, Venice Carnival Paling Keren!

Beritamalam.com - Italia, salah satu negara terkenal akan kulinernya dan juga arsitekturnya. Begini juga dengan budayanya. Buat yang menyukai dunia seni, di Italia sendiri...

Mengulik Lebih Lengkap Kelebihan Dari Ponsel Xiaomi Mi 11 Lite

Beritamalam.com - Xiaomi, adalah salah satu produsen smartphone terbesar di dunia. Telah mengeluarkan ratusan produk, tentu saja pengakuan tentang kesuksesan Xiaomi tidak lagi diragukan....

Tempat Wisata di Surabaya, Pantai Kenjeran Lama Paling Adem!

Beritamalam.com - Surabaya menjadi salah satu kota terbesar kedua di Indonesia selama ini yang terkenal sebagai kota industri. Padahal, tempat wisatanya belakangan ini berkembang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,045FansLike
2,506FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

Festival Budaya Terunik di Italia, Venice Carnival Paling Keren!

Beritamalam.com - Italia, salah satu negara terkenal akan kulinernya dan juga arsitekturnya. Begini juga dengan budayanya. Buat yang menyukai dunia seni, di Italia sendiri...

Mengulik Lebih Lengkap Kelebihan Dari Ponsel Xiaomi Mi 11 Lite

Beritamalam.com - Xiaomi, adalah salah satu produsen smartphone terbesar di dunia. Telah mengeluarkan ratusan produk, tentu saja pengakuan tentang kesuksesan Xiaomi tidak lagi diragukan....

Tempat Wisata di Surabaya, Pantai Kenjeran Lama Paling Adem!

Beritamalam.com - Surabaya menjadi salah satu kota terbesar kedua di Indonesia selama ini yang terkenal sebagai kota industri. Padahal, tempat wisatanya belakangan ini berkembang...

Lagi Berlibur di Malang? Jangan Lupa Kunjung Deretan Klub Malam Ini!

Beritamalam.com - Kota Malang tidak hanya terkenal melalui tempat wisatanya saja, melainkan kota yang terletak dekat dengan Surabaya dan Batu ini pun menawarkan hiburan...

Bisa Cek, Begini Tips Melindungi Akun Instagram Agar Tetap Aman

Beritamalam.com - Instagram merupakan salah satu media sosial yang tengah diramaikan dipakai oleh banyak orang. Media yang berada di bawah perusahaan Facebook ini mempunyai...