Tuesday, July 5, 2022

Dideportasi, Novac Djokovic Gagal Tampil di Australia Terbuka 2022

Beritamalam.com – Novac Djokovic, yang merupakan tunggal putra nomor 1 di dunia, mengalami kejadian yang tidak diinginkan. Diketahui, bahwa Novac Djokovic dideportasi. Hal ini disebabkan karena dirinya belum mendapatkan suntik vaksin. Sebagaimana yang kita tahu, bahwa seluruh negara yang mengalami atau belum mengalami pandemi Covid-19, sudah menetapkan kebijakan bahwa warga asing bisa menginjakkan kaki setelah mendapatkan vaksin dosis maksimal 2. Karena kejadian tersebut, Novac Djokovic tidak bisa tampil di Australia Terbuka 2022.

Dirinya yang tidak bisa lagi mempertahankan gelar menjadi sorotan banyak orang. Novac Djokovic, sang petenis asal Serbia itu tidak bisa datang untuk proses banding dengan Pengadilan Federal. Keputusan dan aturan ketat yang dimiliki oleh negara Australia tidak bisa diganggu gugat, sehingga Novac Djokovic membatalkan visanya. Melansir dari sumber Liputan6.com, seharusnya Novac Djokovic berangkat ke Australia untuk datang ke kejuaraan Australia Terbuka 2022, pada Minggu, 16 Januari 2022.

Novac Djokovic, meninggalkan negara Australia dan kembali ke negaranya, pada pukul 22.30 waktu setempat, atau 18.30 WIB. Adapun maskapai yang digunakan oleh Novac Djokovic, adalah Maskapai Emirates. “Kami sangat menghargai aturan. Kami memutuskan untuk bersikap mutlak berdasarkan legalitas. Kami tidak memiliki tugas untuk menentukan suatu aturan. Kami bijaksana dengan langkah kami. Ini sudah terjadi,” ujar James Allsop, yakni seorang Ketua Hakim Pengadilan Federal Australia, kepada Novac Djokovic, yang kami lansir dari sumber Liputan6.com.

Dalam ucapan sang Hakim, menunjukkan bahwa otoritas Negara Australia tidak bisa dikesampingkan demi keutamaan Australia Terbuka 2022. Hal ini pun menyebabkan drama yang sempat dialami Novac Djokovic berakhir. Sebagai informasi sekedar, Novac Djokovic telah “ditahan” di negara Australia setelah dirinya baru saja menginjakkan kaki ke Negeri Kanguru tersebut. Ia harus menghabiskan waktu sebagai “tahanan” hotel selama empat malam. Namun saat proses hukum dilakukan dan hakim telah melayangkan ucapan, dirinya pun dibebaskan, pada 10 Januari 2022.

Keputusan hakim membebaskan Novac Djokovic berdasarkan pembatasan visa Novac Djokovic yang saat itu dianggap masuk akal. Awalnya, Novac Djokovic sempat mendapatkan keringanan. Hal ini dikarenakan dirinya sempat terkena Covid-19, sehingga membutuhkan waktu 3 bulan untuk mendapatkan suntikan vaksinasi. Sayangnya, dispensasi tersebut telah menyebabkan warga Australia sangat murka. Pasalnya, seluruh warga sudah terlalu muak menghadapi aturan lockdown kembali setelah 90 orang dewasa sudah mendapatkan vaksin sebanyak dua dosis.

Novac-Djokovic-Dideportasi

Sempat Berlatih

Sebelum Novac Djokovic dideportasi dari Australia, petenis ahli dan profesional asal Serbia itu ternyata sempat melakukan proses latihan demi latihan dan telah mempersiapkan dirinya untuk menghadapi kejuaraan tersebut, sebelum akhirnya Alex Hawke, selaku Menteri Imigrasi Australia, telah menggunakan wewenangnya langsung membatalkan visa Novac Djokovic. Hawke menilai, bahwa keringanan Djokovic di Australia bisa menyebabkan ketertiban umum menjadi terancam.

Tidak berhenti disitu saja, menurutnya kehadiran Novac Djokovic juga bisa mendorong sentimen anti-vaksin kepada banyak orang di luaran sana. Padahal, Australia menjadi salah satu negara yang sedang mengalami pandemi Covid-19 buruk. Dan kini, kabar terbaru bahwa Australia menjadi salah satu negara yang sedang mengalami kasus Omicron, yakni sebuah mutasi Corona sangat berbahaya. Tidak puas dengan jawaban Menteri Imigrasi, Novac Djokovic kemudian langsung mengajukan banding hingga “memaksa” agar Pengadilan Federal Australia ikut campur atas kejadian tersebut.

Stephen Lloyd, seorang pengacara pemerintah di Pengadilan Federal Australia, mengatakan tentang Novac Djokovic yang menentang kebijakan vaksinasi. Hal ini diperkuat ketika dirinya belum juga mendapatkan suntikan vaksinasi serta sempat memberikan pernyataan di publik tentang aturan vaksinasi tersebut. Lloyd berpendapat, bahwasanya apabila mengingat status Novac Djokovic sebagai seorang atlet terpandang dan profesional di Serbia, seharusnya sikap maupun perilaku harus setuju atas aturan pemerintah.

Karena jika melakukan penyelewengan, Novac Djokovic bisa mendorong komunitas anti-vaksin semakin senang dan merasa mendapatkan dukungan. Pedoman keselamatan dan kesehatan pun semakin menurun dan bisa mengancam suatu negara atas hadirnya pandemi Covid-19.

“Menteri kami sudah memberikan pandangan tentang Novac Djokovic. Sebagai atlet yang tiba di Australia, seharusnya mengikuti vaksin. Kalau tidak, itu bisa menjadi dorongan kepada orang-orang untuk meniru. Mengabaikan aturan vaksin adalah konflik yang sedang terjadi. Tindakan ancaman ini harus dimusnahkan,” tutur Lloyd. Tidak berhenti di situ saja, Lloyd juga memberikan sebuah contoh bahwa Novac Djokovic turut ikut serta pada sebuah wawancara media didepan publik, padahal dirinya ditetapkan sebagai pasien Covid-19. Warga Australia menilai, bahwa kebijakan Novac Djokovic dideportasi telah tepat.

Related Articles

RUU Pembentukan 3 Provinsi Baru di Papua, DPR Resmi Disahkan

beritamalam.com - Baru-baru ini rapat paripurna DPR RI resmi mengesahkan tentang rancangan undang-undang pembentukan provinsi baru di Papua. Pengesahan ini sendiri dilakukan setelah semua...

Cari Catokan? Rekomendasi Dan Review Catokan Rambut Terbaik 2022

beritamalam.com - Tatanan rambut yang tergerai lurus masih menjadi dambaan banyak wanita, gak heran saat ini ada banyak brand yang menciptakan pelurus rambut dengan...

Wajib Tahu! Inilah Teknik Dasar dan Manfaat dari Olahraga Karate

beritamalam.com - Salah satu seni bela diri yang paling digemari di Indonesia tidak cuma Taekwondo saja, melainkan karate. Olahraga Karate adalah olahraga paling banyak...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,045FansLike
2,506FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

RUU Pembentukan 3 Provinsi Baru di Papua, DPR Resmi Disahkan

beritamalam.com - Baru-baru ini rapat paripurna DPR RI resmi mengesahkan tentang rancangan undang-undang pembentukan provinsi baru di Papua. Pengesahan ini sendiri dilakukan setelah semua...

Cari Catokan? Rekomendasi Dan Review Catokan Rambut Terbaik 2022

beritamalam.com - Tatanan rambut yang tergerai lurus masih menjadi dambaan banyak wanita, gak heran saat ini ada banyak brand yang menciptakan pelurus rambut dengan...

Wajib Tahu! Inilah Teknik Dasar dan Manfaat dari Olahraga Karate

beritamalam.com - Salah satu seni bela diri yang paling digemari di Indonesia tidak cuma Taekwondo saja, melainkan karate. Olahraga Karate adalah olahraga paling banyak...

Sesuaikan Budget Anda, 5 Rekomendasi Motor Matic Terbaik

beritamalam.com - Dari sekian banyaknya tipe motor matic terbaik ada di pasaran tentunya membuat kita semua bingung hendak memilihnya manakah terbaik buat dimiliki? Mengingat...

Kurs Mata Uang Turki Menurun, Yuk Kunjungi Destinasi Wisatanya!

beritamalam.com - Turki memang menyenangkan dan menarik buat dikunjungi, dan termasuk negara unik disebabkan adanya perpaduan antara Asia dan Eropa. Di Turki ini kita...