Saturday, June 19, 2021

Demi Keadilan Distribusi Vaksin, Negara G7 dan Uni Eropa Sumbangkan 4,3 M Dollar AS

Beritamalam.com – Organisasi Kesehatan Dunia, atau WHO, mengumumkan mengenai komitmen bantuan dana yang dilakukan oleh negara G7 dan Uni Eropa dengan tujuan mewujudkan keadilan atas distribusi vaksin Covid-19. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Tedros Adhanom Ghebreyesus, selaku Direktur Jenderal WHO, melalui pertemuan media, pada Senin, 22 Februari 2021 kemarin.

“Negara-negara G7 telah menunjukkan kepemimpinannya, tetapi kami masih membutuhkan semua negara agar bertindak dengan cepat,” kata Tedros, yang kami kutip dari sumber Kompas.com. Tedros mengumumkan, bahwa komitmen yang diinginkan oleh negara G7 dan Uni Eropa dalam berdonasi tersebut semata-mata membiayai distribusi vaksin, terapi Covid-19, dan diagnostik. Penyaluran dana yang telah dikeluarkan oleh negara G7 dan Uni Eropa, adalah 4,3 miliar dollar AS.

Bukan Soal Amal, Melainkan Distribusi Vaksin Covid-19

Pada Jumat, 19 Februari 2021 pekan lalu, para pemimpin dari Uni Eropa dan negara G7 membuat sebuah komitmen yang dirundingkan dengan kepala dingin dan disahkan secara bersama-sama. Komitmen itu berupa bantuan dana sebesar 4,3 miliar dollar AS, yang dipergunakan untuk memberikan keadilan terhadap distribusi vaksin, terapi Covid-19, dan diagnostik. Adapun negara G7 yang telah memberikan bantuan dana tersebut, adalah Kanada, Jerman, Italia, Inggris, Amerika Serikat, Perancis, Jerman, dan Jepang. Mewakili Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, Tedros menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang telah diberikan atas komitmen bersama.

Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa bencana pandemi Covid-19 bukan hanya persoalan dana ataupun amal, melainkan harus ada kerja sama yang serempak dari seluruh negara di dunia. “Ini bukan persoalan amal. Ini persoalan epidemiologi,” kata Tedros. Tedros menyebutkan, bahwa beberapa negara yang dikategorikan sebagai negara maju dan berpenghasilan tinggi telah menandatangani kontrak dengan produsen vaksin dan merusak kesepakatan skema Covax. Hal inilah yang menyebabkan produksi dosis vaksin Covax berkurang. “Sekali pun kami memiliki dana, maka kami hanya bisa mengirimkan vaksin ke negara-negara miskin jika negara-negara berpenghasilan tinggi bekerja sama dalam menghormati kesepakatan yang telah dilakukan oleh Covax,” tegas Tedros.

Target Covax

Distribusi Vaksin Covid-19

WHO, masih membutuhkan dana sekitar 22,9 miliar dollar AS agar bisa merampungkan skema Covax untuk tahun 2021. Dana dan donasi ini telah membawa WHO lebih dekat terhadap upaya memenuhi target proses vaksinasi bagi golongan atau bidang yang diutamakan, seperti petugas kesehatan dan lansia dari seluruh negara. Sebagai informasi sekedar, target Covax akan dirampungkan dalam 100 hari pertama di 2021.

Tedros mengingatkan, bahwa Covax adalah kepentingan yang tidak boleh terlewatkan dari semua negara, termasuk negara yang memiliki penghasilan tinggi, sehingga bisa memastikan bahwa petugas kesehatan dan orang yang lanjut usia, ataupun kelompok berisiko lainnya dijadikan golongan yang diutamakan untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara global. “Uang bukanlah satu-satunya perkara yang sedang kita hadapi. Jika tidak ada vaksin untuk dibeli, maka uang tidak akan relevan,” ujar Tedros.

Peningkatan Produksi Vaksin

Hal yang saat ini sedang difokuskan dan menjadi perhatian WHO, adalah kebutuhan serta produksi vaksin Covax. Negara-negara maju yang memiliki penghasilan tinggi pastinya harus berbagi dosis, sehingga bisa memprioritaskan kontrak kembali dengan Covax. “Kami juga membutuhkan peningkatan produksi dosis vaksin yang signifikan,” kata Tedros. Tedros bercerita, bahwa baru-baru ini ia baru saja melakukan diskusi penting dengan Emmanuel Macron, selaku Presiden Perancis.

Ia berterima kasih atas komitmen yang telah dilakukan oleh Perancis karena mau membagikan 5 persen dosis dengan Covax. Ia mengatakan, bahwasanya banyak sekali vaksin yang sedang dalam proses pengembangan, disetujui, dan merampungkan produksi. Tedros berharap, bahwa vaksin yang sedang berada di ketiga proses tersebut akan cukup untuk semua orang secara global. “Tetapi untuk saat ini dan selama sisa tahun ini, vaksin Covid-19 menjadi sumber daya yang sangat amat terbatas. Dengan begitu, kita harus menggunakannya dengan upaya se-strategis mungkin,” kata dia.

Mengenal proses pengembangan, upaya, strategi, dan penerapan vaksin Covid-19, Tedros akan segera menyampaikan di Universitas Columbia melalui simposium pada pekan ini. Tedros berharap, bahwa dana yang telah dikeluarkan oleh negara G7 dan Uni Eropa akan merampungkan proses distribusi vaksin Covid-19 Covax yang sebelumnya mengalami penurunan akibat pembatalan kontrak.

Related Articles

Festival Budaya Terunik di Italia, Venice Carnival Paling Keren!

Beritamalam.com - Italia, salah satu negara terkenal akan kulinernya dan juga arsitekturnya. Begini juga dengan budayanya. Buat yang menyukai dunia seni, di Italia sendiri...

Mengulik Lebih Lengkap Kelebihan Dari Ponsel Xiaomi Mi 11 Lite

Beritamalam.com - Xiaomi, adalah salah satu produsen smartphone terbesar di dunia. Telah mengeluarkan ratusan produk, tentu saja pengakuan tentang kesuksesan Xiaomi tidak lagi diragukan....

Tempat Wisata di Surabaya, Pantai Kenjeran Lama Paling Adem!

Beritamalam.com - Surabaya menjadi salah satu kota terbesar kedua di Indonesia selama ini yang terkenal sebagai kota industri. Padahal, tempat wisatanya belakangan ini berkembang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,045FansLike
2,506FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

Festival Budaya Terunik di Italia, Venice Carnival Paling Keren!

Beritamalam.com - Italia, salah satu negara terkenal akan kulinernya dan juga arsitekturnya. Begini juga dengan budayanya. Buat yang menyukai dunia seni, di Italia sendiri...

Mengulik Lebih Lengkap Kelebihan Dari Ponsel Xiaomi Mi 11 Lite

Beritamalam.com - Xiaomi, adalah salah satu produsen smartphone terbesar di dunia. Telah mengeluarkan ratusan produk, tentu saja pengakuan tentang kesuksesan Xiaomi tidak lagi diragukan....

Tempat Wisata di Surabaya, Pantai Kenjeran Lama Paling Adem!

Beritamalam.com - Surabaya menjadi salah satu kota terbesar kedua di Indonesia selama ini yang terkenal sebagai kota industri. Padahal, tempat wisatanya belakangan ini berkembang...

Lagi Berlibur di Malang? Jangan Lupa Kunjung Deretan Klub Malam Ini!

Beritamalam.com - Kota Malang tidak hanya terkenal melalui tempat wisatanya saja, melainkan kota yang terletak dekat dengan Surabaya dan Batu ini pun menawarkan hiburan...

Bisa Cek, Begini Tips Melindungi Akun Instagram Agar Tetap Aman

Beritamalam.com - Instagram merupakan salah satu media sosial yang tengah diramaikan dipakai oleh banyak orang. Media yang berada di bawah perusahaan Facebook ini mempunyai...